vesfa
Moderators
VIO-Senior
   
Karma: +0/-0
Offline
Posts: 1129
|
 |
« on: December 17, 2009, 05:19:43 PM » |
|
1. Peraturang undang-undang No.22 tahun 2009 sudah disahkan. Merujuk kepada tanggal pengesahan, dan diundangkannya undang-undang ini pada tanggal 22 Juni 2009. Maka dapat di nyatakan undang-undang ini sudah sah berlaku dan undang-undang lalu lintas No.14 Tahun 1992, dinyatakan sudah tidak berlaku.
Namun pada pelaksanaannya, Pada BAB XXII KETENTUAN PENUTUP. mengatur : pada pasal 320 : bahwa undang-undang ini harus dilaksanakan maksimal 1 tahun dari tanggal pengesahan. Bisa di katakan ini merupakan sebuah penundaan. pelaksanaan undang-undang, dengan tujuan sosialisasi terhadap seluruh masyarakat lalu-lintas. Selama masa penundaan ini. Pasal 324,325, dan 326 merupakan urutan kesinambungan dalam tahapan pelaksanaannya. Sehingga dapat di artikan Undang-undang ini berlaku sah pada tanggal 22 Juni 2009, namun tanggal dimulai pelaksanaannya adalah maksimum 22 Juni 2010. Selama jangka waktu tersebut Undang-undang No.14 tahun 1992 tetap berlaku, selama tidak bertentangan dengan isi dari undang-undang no.22 tahun 2009. 2. Pada bab 1. ketentuan umum: poin 8. memposisikan Vespa sebagai kendaraan bermotor. dan pada poin 20 menegaskan bahwa kendaraan vespa termasuk sepeda motor. lalu bagaimana kah dengan sespan? pasal 20 pun menjelaskan bahwa sespan termasuk sepeda motor. Untuk vespa modifikasi extreem, seperti yang teman2 ketahui, lebih tegas kepada kendaraan bermotor. 3. Bab VII. Kendaraan. Bagian kedua. Persyaratan teknis dan laik jalan kendaraan bermotor. tampaknya harus menjadi perhatian bagi seluruh pengguna vespa. Pasal 48 Ayat (1), mewajibkan bahwa vespa kita harus memenuhi segala persyaratan teknis untuk di nyatakan laik jalan/boleh berada di jalanan. pada pasal 48 ayat ( 2 ), urutan persyaratan teknis pada lembar penjelasan, bahwa kendaraan yang memenuhi persyaratan teknis diantaranya : penjelasan pasal 48 ayat (2 ) point i : sistem lampu dan alat pemantul cahaya. no.3. Lampu penunjuk arah, warna kuning tua dengan sinar kelap-kelip. Bagaimana dengan varian vespa 80an kebawah, kondisi vespa tersebut tidak di buat dengan menggunakan lampu penunjuk arah. Atau lampu sign. penjelasan pasal 48 ayat (2 ) point j : Komponen pendukung. no.1,2,4 dan 5. Speedometer,Spion,Klakson, dan spakbor. pada awalnya seluruh komponen ini ada di varian vespa ( mungkin untuk beberapa varian tertentu tidak tersedia ). Kita lebih menitik beratkan pada keberadaan speedometer. mampukah kita melengkapi nya?
Kemudian pada pasal 48 ayat ( 3 ), lebih di tegaskan kembali : Persyaratan laik jalan ditentukan oleh kinerja minimal kendaraan bermotor dengan mengacu pada sekurang-kurangnya: poin a. emisi gas buang. Vespa merupakan kendaraan 2 tak , bagaimanakah standarisasi emisi gas buang, yang harus di penuhi vespa? poin b. Kebisingan suara. Berapakah tingkat decibel kebisingan dari vespa kita ? poin c. efisiensi rem utama. Vespa kita memiliki sistem pengereman yang minimum, dengan penggunaan teromol. poin f. suara klakson. mampukah kita membuat pengguna jalan lain mengetahui keberadaan vespa dari isyarat klakson yang di berikan. poin g. daya pancar dan arah sinar lampu utama. bagaimana dengan kualitas lampu penerangan jalan yang di miliki vespa? poin i. akurasi alat penunjuk kecepatan. bila speedometer kita berfungsi, apakah mampu memberikan informasi kecepatan tempuh, sesuai dengan kondisinya. banyak banget yak? sukur2 ada yang mau bantu review undang2….. ini.
Positive thinking. Undang-undang ini dibuat untuk sesuatu yang baik, lebih kurang untuk keselamatan bersama. Dan diharapkan tidak disalah gunakan oleh pihak-pihak yang berkompeten untuk itu.
Kita sebagai anggota masyarakat, pada umumnya dan anggota masyarakat lalu-lintas pada khususnya. Tidakkah kita perlu menyuarakan apa yang ada dibenak ini? Kita pengguna vespa, ingin agar tetap vespa kita tetap berada dijalan. seperti layaknya kendaraan lainnya. Apa yang kita bisa perbuat untuk itu?
Pada BAB XXII. KETENTUAN PENUTUP. Pasal 321. Forum lalu Lintas dan angkutan jalan perlu dibentuk. Selama tenggat waktu pelaksanaan. Sehingga pada saat pelaksanaaan nanti sudah ada forum atau lembaga yang dapat mewakili masyarakat pengguna lalu lintas. Seperti pada yang di jelaskan pada lembar penjelasan. “Forum lalu Lintas dan Angkutan jalan tersebut merupakan badan ad hoc yang berfungsi sebagai wahana untuk menyinergiskan tugas pokok dan fungsi setiap instasi penyelenggara lalu lintas dan angkutan jalan dalam rangka menganalisi permasalahan, menjembatani, menemukan solusi, serta meningkatkan kualitas pelayanan, dan bukan sebagai aparat penegak hukum.
Forum lalu Lintas dan Angkutan jalan tersebutmempunyai tugas melakukan koordinasi antarinstansi penyelenggara yang memerlukan keterpaduan dalam merencanakan dan menyelesaikan masalah lalu lintas dan angkutan jalan, sedangkan keanggotaan forum tersebut terdiri atas unsur pembina, penyelenggara, akademisi, dan masyarakat.”
Namun apakah kita perlu menunggu forum itu ada? dan terlambat menyuarakan apa yang ingin disampaikan?
Salam,
|
|
|
|
|
Logged
|
TOGETHER UNITED in VESPA
|
|
|
p150strada
VIO-Hero
   
Karma: +0/-0
Offline
Posts: 2228
HI my name is TRIE WIJI..
|
 |
« Reply #1 on: December 17, 2009, 05:30:18 PM » |
|
waduh untung vespa ane udah lengkap dan laik jalan.
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
aberiot
VIO-Member

Karma: +0/-0
Offline
Posts: 219
naik vespa enak
|
 |
« Reply #2 on: December 17, 2009, 05:36:20 PM » |
|
saya udh pnh baca undang2 ini sebelumnya, seperti yg di sebutkan om vesfa,byk bgt bbrp pasal yg ga bisa dterapkan di vespa (khususnya thn 80an ke bwh). stlh baca yaa responnya juga sama,mau dikemanain nih vespa gw (mgkn jg utk kendaraan antik lainnya). mudah2an pihak yang membuat undang2 ini tidak hanya membuat tp juga dapat memberikan sosialisasi juga solusi..thx om vesfa infonya 
|
|
|
|
|
Logged
|
naik vespa enak
|
|
|
vesfa
Moderators
VIO-Senior
   
Karma: +0/-0
Offline
Posts: 1129
|
 |
« Reply #3 on: December 17, 2009, 05:41:21 PM » |
|
Semoga teman2 simpatisan, penggemar, penghobi, scooterist... siapapun... dapat ikut berperan.... untuk vespa di indonesia.
|
|
|
|
|
Logged
|
TOGETHER UNITED in VESPA
|
|
|
Agam Wira
Member
Karma: +0/-0
Offline
Posts: 12
|
 |
« Reply #4 on: December 17, 2009, 11:44:42 PM » |
|
peraturan ini bagi saya menyulitkan pengendara vespa dan lambretta, semoga ada kebijakan khusus mengenai UU ini
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
vesfa
Moderators
VIO-Senior
   
Karma: +0/-0
Offline
Posts: 1129
|
 |
« Reply #5 on: December 20, 2009, 09:57:37 PM » |
|
perduli dengan vespa kita? mohon teman2 dapat diskusi di thread ini... saran, pendapat, pemikiran, bahkan ide maupun solusi... nya.
|
|
|
|
|
Logged
|
TOGETHER UNITED in VESPA
|
|
|
|
JayNocenti
|
 |
« Reply #6 on: December 21, 2009, 12:02:38 AM » |
|
Menanggapi soal emisi, setahu ane di luar sudah banyak beredar motor 2tak yg lulus standart euro2, mungkin para suhu disini ada yg berminat meriset knalpot rendah emisi kah? Demi kelangsungan dunia per vespsaan Kalo mengenai kelengkapan mungkin msh bisa di usahakan (seperti spion dan speedo ada bikinan lokal setidaknya), tp klo lampu sein.. nah ini yg jd PR buat scooter produksi sebelum th 80'an.. Mudah2an bisa kita diskusikan solusinya di thred ini..
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
rajakodok
|
 |
« Reply #7 on: December 22, 2009, 01:10:07 AM » |
|
Menurut gw sih gak usah takut bro, gw yakin vespa kita masi tetep bisa berkeliaran di jalan, peraturan ato undang2 atau apapun namanya itu apalagi di indonesia pelaksanaannya di lapangan pasti gak sesuai!! Gak percaya? Noh liat busway, peraturannya bilang kendaraan lain gak bole masuk busway, kenyataannya?? Liat aja sendiri..ditilang?? Kagak tuh?? Mo tau kenapa? Tanya aja ndiri ama yg buat peraturan...
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
ouki
Member
Karma: +0/-0
Offline
Posts: 24
|
 |
« Reply #8 on: December 22, 2009, 02:14:51 AM » |
|
bocoran ni dari sodokur ane (AKBP.#%&@) menurut polese yang satu ni vespa punya tempat khusus di mata UUD, polisi, n militer. berbanding gitu bro lurus ma sejarahnya c vespa sendiri.gampangnya c kite2 ni para scooterist g perlu takut,kasarnya c ntu barang kebal hukum gt,tp kl penempatan katanya kurang tepat brarti kite cuma punya tempat special di hati mereka dah (jiaah)....
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
vesfa
Moderators
VIO-Senior
   
Karma: +0/-0
Offline
Posts: 1129
|
 |
« Reply #9 on: December 22, 2009, 08:01:45 AM » |
|
Menurut gw sih gak usah takut bro, gw yakin vespa kita masi tetep bisa berkeliaran di jalan, peraturan ato undang2 atau apapun namanya itu apalagi di indonesia pelaksanaannya di lapangan pasti gak sesuai!! Gak percaya? Noh liat busway, peraturannya bilang kendaraan lain gak bole masuk busway, kenyataannya?? Liat aja sendiri..ditilang?? Kagak tuh?? Mo tau kenapa? Tanya aja ndiri ama yg buat peraturan...
Hihihi... nah lho.... Pemerintah yang ga bisa ngatur atau rakyatnya yang ga mau di atur? ayo lanjut teman2... opini saran dan pendapatnya.... monggo.....
|
|
|
|
|
Logged
|
TOGETHER UNITED in VESPA
|
|
|
iANAF
VIO-Hero
   
Karma: +0/-0
Offline
Posts: 1395
Still The Original
|
 |
« Reply #10 on: December 22, 2009, 09:08:00 AM » |
|
Peraturan tinggal peraturan, Undang-Undang pun tinggal Undang-Undang. (Sebenarnya) alangkah baiknya segala sesuatu yg udh diatur dan di-undangkan bisa berjalan di sini. Tapi sampai skrg seperti apa realitasnya? Simple-nya, msh inget peraturan ttg angkutan umum yg harus nutup pintu, kan? Skrg gak ada tuh angkutan yg menjalankan aturan itu. Trus soal motor yg harus nyalain lampu siang2, skrg pun msh sering gw temuin motor lewat jalan protokol tanpa nyalain lampu. Jalur busway yg katanya nggak bakal ngurangin lajur jalanan karena akan dibuat jalur baru pun nggak bisa terealisasi jga. Hasilnya, jalanan makin macet, motor dan mobil masuk jalur busway. Makanya, nggak heran aturan yg dibikin itu terkesan samar, nggak mengikat. Karena emang disini "alat pengikatnya" minim dan nggak "kuat". So, buat para brader vespa, don't worry soal aturan baru itu. Bukannya pesimis. Tp kenyatannya negeri ini masih jauh kok utk ikutin standarisai Euro II, wong Euro I aja kita belum bisa terapin. Dan gw yakin, vespa juga pasti lulus utk emisi gas buang ala Indonesia. Klo vespa2 kita yg terawat ini nggak lulus, gimana metro mini/kopaja Bang Poltak yg asepnya kayak cumi. Seharusnya kita sambut baik UU ini. Ya, itung2 kita menjadi pengendara yg baik. Kita kan jga pengen negeri ini tertib-teratur. Yah, paling nggak, mulai skrg siapin vespa braders dgn kondisi layak jalan (rem pakem, lampu terang, pakai helm). Soal spido jgn dipikirin, vespa kan nggak bisa ngebut. Sedangkan fungsi spido sndr adalah sbg alat ukur kecepatan biar si pengendara nggak melewati batas yg ditentukan. Pasti "mereka" ngerti kok soal spido ini. Nah, kalau soal spion, pasang aja satu. Toh sejak taun 60-an vespa khusus di Indonesia jga ada spionnya. Kalo masih gak punya, nyopot secara baik2 aja dari Bagol Biru-nya brader Lord Ocriitt. Pasti dikasih kok...  t a b i k !
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
kojx
VIO-Senior
  
Karma: +0/-0
Offline
Posts: 1194
Terbang Tinggi ke Angkasa
|
 |
« Reply #11 on: December 22, 2009, 01:49:04 PM » |
|
rieut euy bacanya...kepanjangan males baca nih hehehe..
|
|
|
|
|
Logged
|
salam ti kojex
|
|
|
vesfa
Moderators
VIO-Senior
   
Karma: +0/-0
Offline
Posts: 1129
|
 |
« Reply #12 on: December 22, 2009, 01:52:24 PM » |
|
rieut euy bacanya...kepanjangan males baca nih hehehe..
yang nulis aja pusing.... wakakakaka... tapi demi mensosialisasikan kepada teman2 scooterist... sip... ditunggu responden lainnya.
|
|
|
|
|
Logged
|
TOGETHER UNITED in VESPA
|
|
|
|
174LY
|
 |
« Reply #13 on: December 22, 2009, 02:45:30 PM » |
|
Peraturan tinggal peraturan, Undang-Undang pun tinggal Undang-Undang. (Sebenarnya) alangkah baiknya segala sesuatu yg udh diatur dan di-undangkan bisa berjalan di sini. Tapi sampai skrg seperti apa realitasnya? Simple-nya, msh inget peraturan ttg angkutan umum yg harus nutup pintu, kan? Skrg gak ada tuh angkutan yg menjalankan aturan itu. Trus soal motor yg harus nyalain lampu siang2, skrg pun msh sering gw temuin motor lewat jalan protokol tanpa nyalain lampu. Jalur busway yg katanya nggak bakal ngurangin lajur jalanan karena akan dibuat jalur baru pun nggak bisa terealisasi jga. Hasilnya, jalanan makin macet, motor dan mobil masuk jalur busway. Makanya, nggak heran aturan yg dibikin itu terkesan samar, nggak mengikat. Karena emang disini "alat pengikatnya" minim dan nggak "kuat". So, buat para brader vespa, don't worry soal aturan baru itu. Bukannya pesimis. Tp kenyatannya negeri ini masih jauh kok utk ikutin standarisai Euro II, wong Euro I aja kita belum bisa terapin. Dan gw yakin, vespa juga pasti lulus utk emisi gas buang ala Indonesia. Klo vespa2 kita yg terawat ini nggak lulus, gimana metro mini/kopaja Bang Poltak yg asepnya kayak cumi. Seharusnya kita sambut baik UU ini. Ya, itung2 kita menjadi pengendara yg baik. Kita kan jga pengen negeri ini tertib-teratur. Yah, paling nggak, mulai skrg siapin vespa braders dgn kondisi layak jalan (rem pakem, lampu terang, pakai helm). Soal spido jgn dipikirin, vespa kan nggak bisa ngebut. Sedangkan fungsi spido sndr adalah sbg alat ukur kecepatan biar si pengendara nggak melewati batas yg ditentukan. Pasti "mereka" ngerti kok soal spido ini. Nah, kalau soal spion, pasang aja satu. Toh sejak taun 60-an vespa khusus di Indonesia jga ada spionnya. Kalo masih gak punya, nyopot secara baik2 aja dari Bagol Biru-nya brader Lord Ocriitt. Pasti dikasih kok...  t a b i k ! hehehe gw suka sm tipsnya...kbtulan gw jg g punya spion,mudah2an bisa dibantu juga 
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
pipa
VIO-Member

Karma: +0/-0
Offline
Posts: 487
|
 |
« Reply #14 on: December 22, 2009, 02:52:06 PM » |
|
rieut euy bacanya...kepanjangan males baca nih hehehe..
nyang begini nih baca aje malez apalagee ngejalaninye.... wkwkwkwkw....
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|